
Emas (XAU/USD) mempertahankan kenaikan intraday yang moderat sepanjang sesi awal Eropa dan saat ini diperdagangkan di sekitar area $4.465, tepat di bawah level tertinggi satu minggu yang dicapai Selasa lalu. Serangan militer AS di Venezuela, meningkatnya ketegangan politik antara Arab Saudi dan UEA, kerusuhan di Iran, dan perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan membuat risiko geopolitik tetap berperan. Hal ini, pada gilirannya, dipandang sebagai penopang bagi emas sebagai aset safe-haven, yang, bersama dengan ekspektasi kebijakan moneter yang lunak dari Federal Reserve AS (Fed), mendukung kemungkinan kenaikan lebih lanjut.
Faktanya, para pedagang masih memperkirakan kemungkinan dua kali lagi penurunan suku bunga oleh bank sentral AS tahun ini, dan prediksi tersebut diperkuat oleh data PMI AS yang beragam untuk bulan Desember pada hari Senin. Selain itu, kekhawatiran tentang independensi The Fed di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyeret Dolar AS (USD) menjauh dari level tertinggi hampir empat minggu yang dicapai pada hari Senin dan memvalidasi prospek positif untuk emas yang tidak memberikan imbal hasil . Para pedagang kini menunggu laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk tentang penurunan suku bunga The Fed dan dorongan yang berarti.