
Emas (XAU/USD) terus mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa untuk hari kedelapan berturut-turut dan mendekati angka $5.300 pada awal sesi Eropa hari Rabu. Investor terus mencari perlindungan di aset safe-haven tradisional di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, yang dipicu oleh keputusan Presiden AS Donald Trump. Selain itu, kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve AS (Fed) dan prospek penurunan suku bunga di AS turut mendorong aliran dana menuju logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini.
Sementara itu, Dolar AS (USD) menunjukkan pemulihan yang cukup baik dari level terendahnya sejak Februari 2022, yang dicapai pada hari Selasa, di tengah perdagangan penyesuaian posisi menjelang acara penting bank sentral. Namun, hal ini tidak banyak mengurangi sentimen bullish yang mendasari harga Emas, yang tampaknya juga tidak terlalu terpengaruh oleh suasana optimis di pasar saham. Para pedagang kini menantikan hasil pertemuan FOMC selama dua hari untuk mendapatkan petunjuk tentang jalur penurunan suku bunga, yang akan mendorong USD dan memberikan dorongan yang berarti bagi pasangan XAU/USD.