Insight

News

eurusd euro - PT. Midtou Aryacom Futures
Euro melemah di bawah 1,1650 karena ketidakpastian Iran mendukung Dolar AS

Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan di wilayah negatif sekitar 1,1645 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Euro (EUR) melemah terhadap Dolar AS (USD) di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut di Timur Tengah terkait Iran. Kepala Ekonom Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Philip Lane dijadwalkan berbicara nanti pada hari tersebut. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia menunda serangan militer ke Iran yang direncanakan pada hari Selasa atas permintaan para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) karena "negosiasi serius sedang berlangsung," menurut BBC.

Namun, ketidakpastian tetap tinggi karena Trump juga memperingatkan bahwa AS siap "melanjutkan serangan besar-besaran penuh ke Iran dalam waktu singkat" jika tidak ada kesepakatan yang dapat diterima. Tanda-tanda konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat meningkatkan mata uang safe-haven seperti Greenback dan menciptakan hambatan bagi pasangan mata uang utama dalam jangka pendek.

Di seberang Atlantik, komentar-komentar hawkish dari para pengambil kebijakan ECB dapat memberikan dukungan bagi mata uang bersama tersebut. Anggota Dewan Gubernur ECB Yannis Stournaras mengatakan pada akhir pekan bahwa kenaikan suku bunga ECB yang moderat dapat meredam inflasi tanpa menyebabkan kerusakan ekonomi.

Mayoritas ekonom dari jajak pendapat Reuters, sekitar 85%, memprakirakan bahwa ECB akan menaikkan suku bunga deposito sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 2,25% pada bulan Juni, naik dari hanya sedikit lebih dari separuh yang memprakirakan hal tersebut sebelum pertemuan bulan April.

Sumber : fxstreet.com

By Admin Midtou
on 2026-05-19, 9:23