Insight

News

eurusd euro - PT. Midtou Aryacom Futures
Euro Membukukan Kenaikan Moderat di Atas 1,1600, Ketegangan Timur Tengah Batasi Kenaikan

Pasangan mata uang EUR/USD membukukan kenaikan moderat di sekitar 1,1635 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Namun demikian, potensi kenaikan mungkin terbatas, karena Iran mengumumkan penghentian negosiasi dengan AS dan penutupan penuh Selat Hormuz, yang dapat memicu sentimen risk-off. Data pendahuluan Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) dari Zona Euro akan dirilis pada hari Selasa.

Para negosiator Iran akan berhenti bertukar pesan dengan Amerika Serikat (AS) melalui perantara, dan Iran akan menutup penuh Selat Hormuz sebagai balasan atas pelanggaran gencatan senjata yang sedang berlangsung, menurut CNBC. Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada hari Senin bahwa ia menelepon Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan memintanya untuk tidak melanjutkan serangan besar di Beirut, dan pasukan Israel diputar balik.

Namun, Netanyahu bertentangan dengan Trump, menegaskan bahwa ia akan terus beroperasi melawan Hezbollah di Lebanon Selatan. Konflik yang meningkat di Timur Tengah dapat meningkatkan mata uang safe-haven seperti Dolar AS (USD) dan menjadi penghalang bagi pasangan mata uang utama. Di seberang lautan, sikap hawkish Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) dapat memberikan dukungan bagi mata uang bersama tersebut. Anggota dewan eksekutif ECB, Isabel Schnabel, mengatakan pada hari Senin bahwa bank sentral tidak bisa lagi mengabaikan dampak inflasi dari konflik di Iran, karena tekanan harga telah menyebar melampaui sektor energi dan risiko ekspektasi inflasi tidak terkendali telah meningkat.

Sumber : fxstreet.com

By Admin Midtou
on 2026-06-02, 8:53