
Pasangan mata uang EUR/USD mencatat kenaikan moderat di sekitar 1,1730 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin, didukung oleh optimisme yang meningkat seputar potensi kesepakatan damai AS-Iran. Pasar mungkin akan menjadi berhati-hati menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan April yang sangat dinantikan pada hari Jumat.
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah menunggu Iran merespons proposalnya untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Pada hari Rabu, seorang pejabat Iran mengatakan bahwa pihaknya sedang meninjau proposal damai AS yang menurut sumber akan secara resmi mengakhiri perang sementara tetap meninggalkan tuntutan-tuntutan kritis AS agar Iran menghentikan program nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz.
De-eskalasi ketegangan di Timur Tengah dapat melemahkan mata uang safe-haven seperti Greenback dan menjadi pendorong bagi pasangan mata uang ini. Data lapangan pekerjaan AS bulan April akan menjadi sorotan utama pada hari Jumat nanti. Ekonomi AS diprakirakan akan menambah 62.000 lapangan pekerjaan pada bulan April, sementara Tingkat Pengangguran di AS diproyeksikan tetap stabil di 4,3% selama periode yang sama. Laporan lapangan pekerjaan yang kuat dapat mendorong Federal Reserve (The Fed) AS untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, sehingga menguatkan Dolar AS (USD) terhadap Euro (EUR).
Sumber : fxstreet.com