
Pasangan mata uang EUR/USD bertahan di sekitar 1,1620 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Para pedagang lebih memilih untuk absen menjelang rilis data ekonomi penting AS. Data tenaga kerja AS untuk bulan Mei akan menjadi sorotan pada hari ini. Data payroll swasta ADP AS bulan Mei dan data lowongan pekerjaan JOLTS yang lebih kuat dari prakiraan yang dirilis sebelumnya minggu ini mengindikasikan pasar tenaga kerja AS tangguh. Para pedagang akan mengambil lebih banyak isyarat dari data Nonfarm Payroll (NFP) AS untuk mendapatkan dorongan baru. Ekonomi AS diproyeksikan akan menambah 85.000 lapangan pekerjaan pada bulan Mei, sementara Tingkat Pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,3% selama periode yang sama.
Tanda-tanda perbaikan di pasar tenaga kerja AS mungkin mendorong para pedagang untuk meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, mendukung Dolar AS (USD) terhadap Euro (EUR). Pasar saat ini memprakirakan kemungkinan hampir 42% kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember, menurut CME FedWatch Tool. Di sisi Euro, sikap hawkish Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) mungkin membantu membatasi penurunan EUR. ECB kemungkinan akan menaikkan suku bunga depositnya menjadi 2,25% pada pertemuan kebijakan bulan Juni yang akan datang, dengan kenaikan lain kemungkinan terjadi pada bulan September, menurut survei Reuters terhadap para ekonom.
Sumber : fxstreet.com