
GBP/USD turun 0,12% pada hari Selasa, ditutup dekat 1,3520 dan melanjutkan konsolidasi yang lebih besar di sekitar 1,3500 yang telah bertahan selama beberapa sesi terakhir. Pasangan mata uang ini diperdagangkan dalam kisaran sekitar 115 pip antara 1,3465 dan 1,3580, dengan dorongan awal dari perdagangan sesi Eropa ke level tertinggi sesi memudar selama perdagangan sesi New York sebelum para pemburu harga murah mengangkat harga dari terendah. Sekelompok candle kecil terbentuk di sekitar 1,3520 menjelang penutupan, mengindikasikan posisi sudah disesuaikan menjelang keputusan Bank of England (BoE) dan Federal Reserve (The Fed).
Di sisi Pound Sterling, keputusan kebijakan BoE pada hari Kamis pukul 11:00 UTC menjadi katalis utama, dengan Bank Rate diprakirakan akan dipertahankan di 3,75% dalam pemungutan suara Monetary Policy Committee (MPC) yang diprakirakan 8-1-0 (tidak berubah-naik-turun) dibandingkan dengan keputusan sebelumnya yang bulat 9-0-0 untuk mempertahankan suku bunga. Laporan Kebijakan Moneter yang menyertai dan konferensi pers Gubernur Bailey pada pukul 11:30 UTC akan dianalisis untuk melihat adanya perubahan nada mengingat tekanan inflasi yang mengalir dari harga energi sejak eskalasi konflik Iran. Pernyataan anggota MPC Pill pada pukul 11:15 UTC hari Jumat menawarkan acara BoE lebih lanjut menjelang akhir pekan.
Di sisi Dolar AS, keputusan The Fed pada hari Rabu pukul 18:00 UTC diprakirakan akan mempertahankan suku bunga federal fund di 3,50% hingga 3,75%, dengan nada Ketua Powell mengenai ketahanan inflasi menjadi fokus utama. Pasar sedang menimbang apakah The Fed menganggap gangguan minyak di Selat Hormuz sebagai guncangan sementara atau pendorong inflasi yang lebih tahan lama. Menahan suku bunga dengan sikap hawkish dari The Fed bersamaan dengan adanya perpecahan dovish di MPC dapat menegaskan kembali tekanan ke bawah pada GBP/USD menjelang rilis Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur dari Institute for Supply Management (ISM) AS pada hari Jumat.
Sumber : fxstreet.com