Insight

News

#Gold#Treding - PT. Midtou Aryacom Futures
Harga emas kembali naik di atas $4.100 seiring kembalinya pembeli
  • Harga emas menguat dan mendekati $4.125 pada sesi awal Asia hari Kamis. 
  • Para pembeli beralih ke emas sebagai aset aman, sambil terus menilai konflik di Timur Tengah.
  • Pasar uang kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga dari The Fed sebesar 34% pada pertemuan kebijakan bulan Juli mendatang. 


Harga Emas (XAU/USD) diperdagangkan di wilayah positif sekitar $4.125 selama sesi awal Asia pada hari Kamis. Logam mulia ini melanjutkan pemulihannya karena ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan terus mendukung permintaan aset safe-haven.

Para pedagang kembali berebut logam mulia kuning setelah serangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran meluas memasuki minggu kedua. Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu bersumpah bahwa AS akan meledakkan jembatan atau pembangkit listrik Iran, termasuk yang ada di ibu kota negara itu, Teheran, setiap kali Iran menembaki kapal di Selat Hormuz.

Sementara itu, Iran mengancam akan menyerang infrastruktur dan fasilitas energi yang terkait dengan AS di seluruh wilayah tersebut jika Washington melaksanakan ancaman Trump. Sebelumnya pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menuduh Iran tidak "serius" dalam membuat kesepakatan dengan AS sambil menekankan bahwa Washington "berkomitmen pada diplomasi" di Timur Tengah.

“Pemulihan baru-baru ini sebagian besar didorong oleh arus pasokan, dipicu oleh sedikit aksi beli saat harga turun dan rasa lega karena level harga dasar US$4.000 per ons bertahan,” kata Ryan McKay, ahli strategi komoditas senior di TD Securities. “Namun, saya tidak memperkirakan ini akan menjadi awal dari tren struktural baru. Harga energi baru mulai naik lagi, dan kekhawatiran itu pada akhirnya akan membatasi potensi kenaikan,” tambah McKay. 

Para pedagang kontrak berjangka dana federal memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga dari The Fed bulan ini hampir 34%, naik dari 10% seminggu yang lalu. Para pedagang juga memperkirakan peluang kenaikan suku bunga setidaknya 25 basis poin (bps) pada bulan September sebesar 78%, menurut alat CME FedWatch.

By Admin Midtou
on 2026-07-23