Insight

News

#Gold#Treding - PT. Midtou Aryacom Futures
Harga emas tetap stabil karena prediksi hawkish The Fed mengimbangi gencatan senjata Israel-Iran dan pelemahan USD
  • Harga emas stabil setelah mengalami kenaikan semalam dari level terendahnya sejak 23 Maret.
  • Israel dan Iran menghentikan permusuhan, melemahkan USD dan mendukung komoditas tersebut.
  • Imbal hasil obligasi AS tetap tinggi di tengah kebijakan hawkish The Fed, yang membatasi harga logam mulia.


EMas (XAU/USD) kesulitan memanfaatkan pemulihan akhir hari sebelumnya dari wilayah $4.267-$4.268, atau level terendah sejak 23 Maret, dan berfluktuasi dalam kisaran sempit selama sesi Asia pada hari Selasa. Dolar AS (USD) mundur dari level tertinggi lebih dari dua bulan setelah Iran dan Israel mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menghentikan serangan satu sama lain setelah permohonan dari Presiden AS Donald Trump. Hal ini, pada gilirannya, dilihat sebagai faktor kunci yang bertindak sebagai pendorong bagi logam mulia tersebut. Namun, para pedagang tampaknya ragu-ragu dan memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut dalam konflik Timur Tengah yang lebih luas.

Sementara itu, keterlibatan diplomatik antara AS dan Iran tetap buntu di tengah perbedaan pendapat besar mengenai program nuklir Teheran. Bahkan, Trump telah mengatakan bahwa setiap kesepakatan damai harus memastikan Iran tidak dapat mengembangkan senjata nuklir. Selain itu, Iran menuntut pengakuan internasional formal atas kedaulatannya dan kendali permanen atas lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi internasional, dan pelepasan aset yang dibekukan. Perbedaan pendapat besar mengenai isu-isu kunci membuat premi risiko geopolitik tetap berlaku, yang dapat bertindak sebagai pendorong bagi dolar AS sebagai aset aman dan membatasi apresiasi yang signifikan untuk harga emas.

Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang dipantau ketat untuk bulan Mei dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu dan Kamis. Data penting ini akan membantu pelaku pasar untuk mengukur jalur kebijakan moneter The Fed, yang pada gilirannya akan memainkan peran kunci dalam mendorong permintaan USD. Lebih lanjut, berita geopolitik yang akan datang mungkin terus memicu volatilitas dan memberikan dorongan pada harga emas. Namun demikian, latar belakang fundamental yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin untuk pasangan XAU/USD adalah ke arah bawah. Oleh karena itu, setiap pergerakan naik lebih lanjut kemungkinan akan ditindak dan tetap terbatas.

By Admin Midtou
on 2026-06-09