Insight

News

#Gold#Treding - PT. Midtou Aryacom Futures
Harga emas tetap mempertahankan bias bullish di dekat level tertinggi sepanjang masa di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terkait The Fed
  • Emas menarik minat pembeli untuk hari ketiga berturut-turut karena meningkatnya risiko geopolitik mendorong permintaan aset aman.
  • Kekhawatiran tentang independensi The Fed membebani USD dan semakin menguntungkan pasangan XAU/USD.
  • Berkurangnya spekulasi mengenai pemangkasan suku bunga Fed lebih lanjut dapat membatasi harga komoditas menjelang rilis data inflasi AS yang penting.


Emas (XAU/USD) mempertahankan bias bullishnya menjelang sesi Eropa dan saat ini diperdagangkan di bawah angka bulat $4.600 atau puncak tertinggi sepanjang masa baru, yang dicapai awal Senin lalu. Invasi AS di Venezuela, ancaman aksi militer Presiden AS Donald Trump sebagai respons terhadap kerusuhan di Iran, perang Rusia-Ukraina, perselisihan China-Jepang, dan desakan Gedung Putih untuk mengakuisisi Greenland membuat investor tetap waspada. Hal ini, pada gilirannya, berdampak pada sentimen risiko global dan terus mendukung status emas sebagai aset safe-haven.

Sementara itu, kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve AS (Fed) menyeret Dolar AS (USD) menjauh dari level tertingginya sejak 5 Desember, yang dicapai pada hari Jumat, dan berkontribusi mendorong aliran dana menuju Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Meskipun demikian, data pekerjaan AS yang dirilis pada hari Jumat meredam ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed yang agresif pada tahun 2026, yang pada gilirannya membatasi potensi kenaikan harga logam mulia tersebut. Para pedagang juga tampaknya enggan untuk memasang taruhan bullish baru di sekitar pasangan XAU/USD dan mungkin memilih untuk tetap berada di posisi netral menjelang angka inflasi AS minggu ini

By Admin Midtou
on 2026-01-12, 15:17