
Emas (XAU/USD) melanjutkan kenaikan dari level terendah sejak 6 Januari lalu, atau sekitar $4.400, dan mendapatkan momentum lanjutan selama sesi Asia pada hari Selasa. Namun, komoditas ini kesulitan memanfaatkan momentum tersebut dan memangkas sebagian kenaikan intraday ke wilayah $4.856 di tengah kombinasi faktor negatif. Pencalonan Kevin Warsh oleh Presiden AS Donald Trump sebagai ketua Federal Reserve (Fed) berikutnya menghilangkan poin ketidakpastian utama. Ditambah lagi, data PMI Manufacture ISM AS yang optimistis yang dirilis pada hari Senin membantu Dolar AS (USD) mempertahankan kenaikan pemulihannya baru-baru ini dari level terendah empat tahun, yang pada gilirannya dipandang sebagai penghambat bagi harga emas.
Sementara itu, tanda-tanda penurunan ketegangan AS-Iran terkait program nuklir Iran, bersamaan dengan kesepakatan perdagangan AS-India dan keputusan CME Group untuk menaikkan persyaratan margin pada kontrak berjangka logam mulia, ternyata menjadi perkembangan bearish lainnya untuk emas. Hal ini, bersamaan dengan sentimen positif secara umum di pasar ekuitas, memerlukan kehati-hatian bagi para pelaku pasar yang optimistis terhadap XAU/USD sebelum mengambil posisi untuk kenaikan lebih lanjut. Oleh karena itu, akan bijaksana untuk menunggu pembelian lanjutan yang kuat sebelum memastikan bahwa penurunan korektif tajam baru-baru ini dari angka $5.600, atau rekor tertinggi yang dicapai minggu lalu, telah berakhir. Data lowongan kerja JOLTS AS dapat memberikan dorongan di sesi perdagangan Amerika Utara.