
Emas (XAU/USD) tetap mengalami sedikit penurunan intraday sepanjang paruh pertama sesi Eropa pada hari Selasa, meskipun tetap berada di atas level psikologis $5.000 dan titik terendah harian. Hasil pemilihan umum sela Jepang pada hari Minggu menghilangkan ketidakpastian politik, yang, bersama dengan tanda-tanda meredanya ketegangan di Timur Tengah, tetap mendukung suasana pasar yang optimis. Hal ini ternyata menjadi faktor kunci yang memberikan tekanan ke bawah pada logam mulia yang dianggap sebagai aset aman.
Sementara itu, investor memperkirakan Federal Reserve AS (Fed) akan melakukan setidaknya dua kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tahun 2026. Hal ini, bersamaan dengan kekhawatiran tentang independensi bank sentral AS, membuat Dolar AS (USD) tetap tertekan di dekat level terendahnya dalam lebih dari satu minggu dan bertindak sebagai pendorong bagi Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Para pedagang juga tampaknya enggan untuk memasang taruhan agresif menjelang rilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada hari Rabu dan angka inflasi konsumen AS pada hari Jumat.