Insight

News

#Gold#Treding - PT. Midtou Aryacom Futures
Ketegangan Memuncak, Emas Kembali Di Buru

Harga emas menguat tajam setelah konflik di Timur Tengah kembali memanas dan membuat investor buru-buru masuk ke aset “safe haven”. Emas naik lebih dari 2% ke kisaran US$5.390 per ons di awal perdagangan, melanjutkan kenaikan setelah pekan sebelumnya sudah menguat lebih dari 3%.

Sentimen pasar memburuk usai eskalasi serangan antara pihak AS–Israel dan Iran, yang memicu gelombang serangan balasan ke sejumlah target di beberapa negara. Situasi ini ikut diperparah oleh meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan, yang membuat pelaku pasar menilai risiko gangguan geopolitik semakin besar.

Di luar faktor perang, reli emas juga didorong oleh ketidakpastian global yang makin tinggi, termasuk perubahan arah kebijakan luar negeri dan perdagangan AS di bawah Presiden Donald Trump. Permintaan dari bank sentral dan tren investor yang mulai mengurangi eksposur pada obligasi serta mata uang tertentu turut menjaga daya tarik emas.

Meski sempat terkoreksi dari rekor di atas US$5.595 per ons pada akhir Januari, kinerja emas tahun ini masih naik sekitar 25%. Bahkan, Februari mencatat kenaikan bulanan ketujuh beruntun, yang menegaskan minat defensif masih dominan saat pasar menimbang risiko geopolitik dan ketidakpastian kebijakan.(Cp)

Sumber: Newsmaker.id

By Admin Midtou
on 2026-03-02, 9:12