Insight

News

#Gold#Treding - PT. Midtou Aryacom Futures
Harga emas memangkas sebagian kenaikan intraday di tengah penguatan USD dan sikap hawkish bank sentral
  • Emas menarik minat beberapa pembeli karena pengumuman Trump untuk menunda serangan terhadap Iran menekan USD.
  • Risiko geopolitik tetap ada di tengah berita yang saling bertentangan seputar perang AS-Iran yang sedang berlangsung.
  • Kekhawatiran inflasi memicu taruhan hawkish dari The Fed, yang menguntungkan para pendukung USD dan seharusnya membatasi harga emas batangan.


Emas (XAU/USD) mempertahankan bias positif sepanjang paruh pertama sesi Eropa pada hari Jumat, meskipun kurang mendapat tindak lanjut di tengah munculnya pembelian Dolar AS (USD) baru. Reaksi pasar awal terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran dan memperpanjang tenggat waktu untuk membuka kembali Selat Hormuz hingga 6 April memudar di tengah kebingungan mengenai perundingan perdamaian. Hal ini, pada gilirannya, terus menopang USD sebagai aset safe-haven, yang, bersama dengan ekspektasi kenaikan suku bunga secara global, bertindak sebagai penghambat bagi komoditas tersebut.

Investor kini tampaknya yakin bahwa bank sentral utama, termasuk Federal Reseve AS (Fed), akan mengadopsi sikap hawkish karena meningkatnya risiko geopolitik tetap mendukung harga energi yang lebih tinggi dan terus memicu kekhawatiran inflasi. Bahkan, para pedagang tampaknya telah sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral AS dan dengan cepat meningkatkan taruhan untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Prospek ini terus mendorong imbal hasil obligasi Treasury AS lebih tinggi dan menguntungkan para pendukung USD, yang pada gilirannya diperkirakan akan menekan harga emas yang tidak memberikan imbal hasil dan memerlukan kehati-hatian sebelum mengambil posisi untuk keuntungan lebih lanjut.

Sementara itu, berita yang saling bertentangan seputar konflik AS-Iran telah membebani sentimen investor. Dalam rapat kabinet, Trump mengatakan bahwa Iran "memohon" untuk mencapai kesepakatan. Namun, para pejabat Iran membantah telah mengadakan pembicaraan dengan AS dan mengatakan bahwa tidak ada peluang untuk mencapai kesepakatan antara kedua negara yang bermusuhan tersebut. Selain itu, pengerahan pasukan AS tambahan telah memicu spekulasi tentang potensi operasi darat. Hal ini membuat risiko geopolitik tetap ada, yang dapat semakin memperkuat status dolar AS sebagai mata uang cadangan global dan seharusnya membatasi potensi kenaikan harga emas.

Latar belakang fundamental, bersama dengan pengaturan teknikal yang bearish, membuat lebih bijaksana untuk menunggu pembelian lanjutan yang kuat sebelum mengambil posisi untuk perpanjangan pemulihan yang cukup baik dari pasangan XAU/USD dari level terendah empat bulan yang disentuh pada hari Senin.

By Admin Midtou
on 2026-03-27, 16:37